Market Mayhem: A Misunderstanding to Friendship

Fluent Fiction – Indonesian
www.FluentFiction.org/Indonesian
Story Transcript:
Id: Suatu hari yang cerah di pasar kota kecil, ada seorang gadis bernama Dewi yang sedang berbelanja untuk persiapan pesta di rumahnya.
En: On a bright day in the small town market, there was a girl named Dewi who was shopping for her home party preparations.

Id: Pasar itu penuh dengan keramaian, suara penjual yang merdu, dan aroma makanan yang menggoda selera.
En: The market was bustling with crowds, the melodic voices of the sellers, and the tempting aroma of food.

Id: Dewi berjalan berkeliling pasar seraya menenteng tas belanjaan yang besar.
En: Dewi walked around the market with a large shopping bag.

Id: Ia mencari bahan-bahan yang segar dan enak untuk diolah menjadi hidangan lezat.
En: She was looking for fresh and delicious ingredients to cook into tasty dishes.

Id: Tidak jauh dari tempat ia berdiri, ada seorang anak laki-laki bernama Surya yang sedang memegang ayam peliharaannya yang lucu dan gemuk.
En: Not far from where she stood, there was a boy named Surya holding his cute and plump pet chicken.

Id: Surya sangat menyayangi ayam itu dan menamakannya Kukuruyuk.
En: Surya cared deeply for the chicken and named it Kukuruyuk.

Id: Surya membawa Kukuruyuk ke pasar untuk bertemu dengan temannya, Budi, yang juga suka pada hewan.
En: Surya brought Kukuruyuk to the market to meet his friend, Budi, who also had a fondness for animals.

Id: Mereka berencana untuk bermain di taman setelah berkeliling pasar.
En: They planned to play in the park after wandering around the market.

Id: Kukuruyuk berkokok riang dan tampak senang berada di tengah keramaian dan perhatian yang diberikan pengunjung pasar.
En: Kukuruyuk happily clucked and seemed to enjoy being in the midst of the crowd and the attention given by the market visitors.

Id: Kebetulan, Dewi melihat Surya yang sedang memegang Kukuruyuk dari sisi yang berbeda.
En: By chance, Dewi saw Surya holding Kukuruyuk from a different angle.

Id: Dari jauh, ia keliru mengira Kukuruyuk adalah ayam panggang yang siap dijual.
En: From a distance, she mistakenly thought Kukuruyuk was a roasted chicken ready for sale.

Id: Dewi yang lapar dan tergiur segera mendekati Surya dengan uang di tangan.
En: Feeling hungry and tempted, she immediately approached Surya with money in hand.

Id: “Halo, aku mau beli ayam panggang itu, berapa harganya?
En: “Hello, I want to buy that roasted chicken, how much is it?”

Id: ” tanya Dewi dengan semangat.
En: Dewi asked enthusiastically.

Id: Surya yang terkejut dan bingung, menjawab, “Ini bukan ayam panggang, Mbak.
En: Surprised and confused, Surya replied, “This isn’t a roasted chicken, Miss.

Id: Ini ayam peliharaanku, namanya Kukuruyuk.
En: This is my pet chicken, named Kukuruyuk.”

Id: “Mendengar itu, Dewi langsung merasa malu dan meminta maaf kepada Surya karena salah paham.
En: Upon hearing that, Dewi immediately felt embarrassed and apologized to Surya for the misunderstanding.

Id: Mereka berdua lantas tertawa mengingat kejadian lucu itu.
En: The two of them then laughed about the funny incident.

Id: Budi yang datang dan melihat keadaan itu ikut tertawa.
En: When Budi arrived and saw the situation, he joined in the laughter.

Id: “Mungkin aku terlalu lapar sampai-sampai melihat Kukuruyuk sebagai makanan,” ujar Dewi sambil tersenyum.
En: “Maybe I was too hungry that I saw Kukuruyuk as food,” Dewi said with a smile.

Id: Untuk menebus kesalahan, Dewi mengajak Surya dan Budi ke salah satu kedai di pasar tersebut dan membeli aneka jajanan pasar untuk mereka nikmati bersama.
En: To make up for her mistake, Dewi invited Surya and Budi to a stall in the market and bought various traditional snacks for them to enjoy together.

Id: Mereka makan bersama sambil bercerita dan tertawa.
En: They ate together while chatting and laughing.

Id: Dewi juga memberi sedikit suguhan untuk Kukuruyuk.
En: Dewi also gave a little treat to Kukuruyuk.

Id: Kesalahpahaman yang menyenangkan itu membawa tawa dan akhirnya persahabatan baru di antara mereka.
En: This delightful misunderstanding brought laughter and eventually a new friendship among them.

Id: Surya, Dewi, dan Budi kini sering bertemu dan berkeliling pasar bersama, dan Dewi tidak pernah lagi mengira-ngira hewan peliharaan sebagai makanan.
En: Surya, Dewi, and Budi now often meet and wander around the market together, and Dewi never again confuses pets for food.

Vocabulary Words:
cerah : bright
kecil : small
pasar : market
gadis : girl
belanja : shopping
rumah : home
persiapan : preparations
keramaian : bustling
kerumunan : crowds
merdu : melodic
suara : voices
penjual : sellers
menggoda : tempting
aroma : aroma
makanan : food
bahan-bahan : ingredients
segar : fresh
enak : delicious
hidangan : dishes
berdiri : standing
anak laki-laki : boy
memegang : holding
peliharaan : pet
ayam : chicken
gemuk : plump
suka : fondness
bermain : play
tawa : laughter
kesalahan : mistake
persahabatan : friendship