Mistaken Mobile: A Market’s Fishy Tale

Fluent Fiction – Indonesian
www.FluentFiction.org/Indonesian
Story Transcript:
Id: Di sebuah pasar tradisional yang ramai dan penuh warna, ada tiga sahabat bernama Adi, Rina, dan Yudi.
En: In a bustling and colorful traditional market, there were three friends named Adi, Rina, and Yudi.

Id: Mereka sering berkeliling di pasar untuk membeli berbagai macam kebutuhan.
En: They often walked around the market to buy various necessities.

Id: Pagi itu, matahari bersinar cerah, dan pasar sudah mulai dipenuhi oleh teriakan pedagang dan suara tawar-menawar pembeli.
En: That morning, the sun was shining brightly, and the market was already filled with the shouts of vendors and the haggling of buyers.

Id: Adi, yang sedang asyik mencari ikan segar untuk ibunya, tidak sengaja menjatuhkan ponselnya di antara tumpukan ikan di meja seorang penjual.
En: Adi, who was busy looking for fresh fish for his mother, accidentally dropped his cellphone among a stack of fish on a vendor’s table.

Id: Dengan pikiran yang sedang terburu-buru dan tangannya yang berlumuran air ikan, ia malah mengambil satu ikan yang entah bagaimana memiliki bentuk yang mirip dengan ponselnya.
En: With a hurried mind and hands smeared with fish water, he unknowingly picked up a fish that somehow had a shape similar to his phone.

Id: Tanpa menyadari kesalahannya, Adi langsung membawa ikan ke telinga dan berbicara, “Hallo?
En: Unaware of his mistake, Adi immediately brought the fish to his ear and said, “Hello?

Id: Ibu, ikan yang mana yang harus Adi beli?
En: Mom, which fish should Adi buy?”

Id: ” Rina dan Yudi yang melihat kejadian itu tidak bisa menahan tawa mereka, melihat Adi yang serius berbicara ke ikan seakan itu ponselnya.
En: Rina and Yudi, who witnessed the incident, couldn’t hold back their laughter, seeing Adi speaking seriously to the fish as if it were his phone.

Id: Sambil tertawa, Rina mendekati Adi dan berkata, “Adi, itu ikan bukan ponselmu!
En: Laughing, Rina approached Adi and said, “Adi, that’s a fish, not your phone!

Id: Coba lihat yang kamu pegang!
En: Look at what you’re holding!”

Id: ” Adi yang baru sadar kemudian terkejut dan merasa malu.
En: Adi, now realizing, was surprised and felt embarrassed.

Id: Ia menatap ikan di tangannya dan akhirnya tertawa bersama teman-temannya.
En: He looked at the fish in his hand and eventually laughed with his friends.

Id: Wajahnya memerah, tapi ia bisa melihat sisi lucu dari situasi tersebut.
En: His face turned red, but he could see the humor in the situation.

Id: Yudi, yang selama ini dikenal sebagai lelucon pasar, berkata, “Adi, mungkin ikan itu ingin bicara denganmu.
En: Yudi, known as the market’s joker, said, “Adi, maybe the fish wants to talk to you.

Id: Coba tanya, harga hari ini berapa?
En: Try asking, ‘What’s the price today?'”

Id: ” Mereka semua tertawa lepas, membuat beberapa pembeli dan pedagang di sekitar mereka ikut tersenyum melihat kekonyolan sahabat itu.
En: They all burst into laughter, causing some buyers and vendors around them to smile at their friends’ antics.

Id: Setelah tertawa, Adi meminta maaf kepada pedagang ikan karena telah membuat kegaduhan dan menawar beberapa ikan segar yang dibutuhkannya.
En: After laughing, Adi apologized to the fish vendor for causing a commotion and negotiated for some fresh fish he needed.

Id: Akhirnya, mereka meninggalkan pasar dengan membawa cerita kocak dan kenangan yang akan menjadi lelucon di antara mereka berteman untuk waktu yang lama.
En: Finally, they left the market with funny stories and memories that would be a joke among their friends for a long time.

Id: Sambil berjalan keluar dari pasar, Adi berjanji pada dirinya sendiri untuk lebih berhati-hati dan memastikan bahwa apa yang dipegangnya itu benar-benar ponsel, bukan ikan lagi.
En: As they walked out of the market, Adi promised himself to be more careful and make sure that what he was holding was indeed a phone, not a fish.

Id: Dan tentu saja, Rina dan Yudi tidak akan pernah membiarkan Adi lupa tentang kejadian lucu itu.
En: And of course, Rina and Yudi would never let Adi forget about that funny incident.

Id: Di sinilah persahabatan mereka semakin erat, terikat oleh kenangan indah di pasar tradisional yang selalu ramai itu.
En: This is where their friendship grew stronger, bound by beautiful memories in that always bustling traditional market.

Vocabulary Words:
ramai : bustling
penuh warna : colorful
tradisional : traditional
pasar : market
sahabat : friends
kebutuhan : necessities
bersinar : shining
dipenuhi : filled
teriakan : shouts
pedagang : vendors
tawar-menawar : haggling
pembeli : buyers
tidak sengaja : accidentally
menjatuhkan : dropped
penjual : vendor
ponsel : cellphone
tumpukan : stack
ikan : fish
tanpa menyadari : unknowingly
bentuk : shape
mirip : similar
tidak menyadari : unaware
membawa : brought
tawa : laughter
yang kamu pegang : holding
yang baru sadar : realizing
terkejut : surprised
malu : embarrassed
tawa : laughter
kejadian : incident